Sinopsis
Alya tumbuh dalam keluarga sederhana dan penuh luka sejak kecil. Kehilangan, ejekan, dan hidup serba kekurangan menempanya untuk tidak menyerah. Doa menjadi pelita yang menuntunnya merantau ke kota, bekerja keras sebagai pelayan kafe, hingga menghadapi kabar duka tentang ibunya. Dukungan sahabat dan ingatan akan doa sang ibu memberi Alya kekuatan untuk terus melangkah. Dari setiap air mata, ia belajar menjadikannya doa dan harapan. Pada akhirnya, ia menemukan panggilan hidupnya: mendirikan sekolah kecil bagi anak-anak desa. Air Mata yang Menjadi Doa adalah kisah inspiratif tentang cinta, keteguhan hati, dan doa yang tak pernah sia-sia.